Jul 28 2009
Mengenang masa lalu
(Ini adalah ucapan teman saya saat saya gagal mendapatkan seorang wanita yang saya cinta).
Jul 28 2009
(Ini adalah ucapan teman saya saat saya gagal mendapatkan seorang wanita yang saya cinta).
Apr 30 2009
NAH……… . .. dibawah ini ada jawaban dari psikotest-nya mudah-mudahan cocok jawabannya.
1.. Anda harus memberitahu ke orang yang anda tulis di No. 7 tentang psi kotest ini.
2.. Orang yang anda tulis di No.3 adalah orang yang kamu cintai.
3.. Orang yang anda tulis di No.7 adalah orang yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah tangan.
4… Orang yang anda tulis di No.4 adalah orang yang anda rasa paling penting bagi anda.
5.. Orang yang anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti tentang anda.
6.. Orang yang anda tulis di No. 6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada anda.
7.. Lagu yang anda tulis di no. 8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.3
8.. Lagu yang anda tulis di no.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orangNo.7
9.. Lagu yang anda tulis di no.10 adalah lagu yang melukiskan apa yang ada di hati anda.
10.. Terakhir, lagu yang anda tulis di No.11 adalah lagu yang melukiskan hidup anda.
BAGAIMANA APAKAH CUKUP JITU ??????
Apr 20 2009
Grup band asal Bandung tersebut memborong penghargaan di empat kategori sekaligus. Yakni, klip video terdahsyat, band terdahsyat, lagu terdahsyat, dan peran dalam klip video terdahsyat. Grup band D’Massiv yang banyak dijagokan hanya merebut satu gelar untuk nominasi lagu terdahsyat lewat tembang Cinta Ini Membunuhku. Sementara itu, aksi panggung terdahsyat direbut The Changcuters.
Acara yang diadakan di Dome, Pantai Carnival, Ancol, Jakarta Utara, itu dipandu tiga presenter yang jadi ikon acara musik di televisi tersebut. Yakni, Luna Maya, Raffi Ahmad, dan Olga Syahputra. Bahkan, Luna Maya yang santer dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan vokalis Peterpan Ariel menjadi korban keusilan Raffi dan Olga.
Ketika Peterpan menyabet gelar klip video terdahsyat, misalnya. Saat Ariel naik ke panggung, Olga terus merangkul lengan Ariel. Luna yang sudah berada di panggung berlagak marah. ”Kalau Ariel digandeng Olga, terus Luna marah, artinya apa ya,” kata Olga kepada penonton.
Tak cukup sampai di situ. Saat Luna dan Ariel berdiri berdampingan, dua presenter kocak itu spontan menjauh. Mereka memberikan ruang bagi mereka untuk berduaan. ”Jangan diganggu,” ujar Olga.
Puncaknya terjadi saat Luna menyerahkan trofi. Olga secara tiba-tiba merangkul kepala Ariel dan Luna, lantas mempertemukan pipi mereka. Spontan, penonton pun menyambut dengan teriakan, ”Cium, cium.” Luna terus tersenyum. Ariel, seperti biasa, sok cool. Luna menurut. Dia kemudian meraih kepala Ariel dan mencium pipi kiri dan kanan Ariel.
Acara penganugerahan band pilihan penonton acara televisi swasta itu memang menjadi ajang perjodohan Luna dan Ariel. Tiap kali keduanya tampil, sorakan penonton bergemuruh. Artis yang tampil pun menyesuaikan. Agnes Monica, misalnya. Ketika menerima trofi gelar penyanyi solo terdahsyat, dia naik ke panggung. Saat hendak bersalaman dengan Ariel, dia melewatinya. ”Jangan, ada Luna. Nggak enak,” ucapnya.
Saat ditemui di luar panggung, Ariel tidak menampik hubungan dekatnya dengan Luna. Namun, duda satu anak itu menolak gosip yang santer menyebut bahwa dirinya sudah menikahi Luna di Bali beberapa waktu lalu. ”Enggak lah. Saya yang mengalami kok. Saya belum menikah. Kalau ada yang mengancam mau menunjukkan foto-foto pernikahan, silakan saja tunjukkan ke saya,” tantangnya. (aga/nda)
Apr 19 2009
Ada yg berkata :
Cinta itu gila……
Cinta itu buta……
Cinta itu menyakitkan……
Cinta itu membunuh……..
Sebenarnya cinta itu indah……..
Yang gila adalah pikiran kita……
Yang buta adalah mata hati kita……
Yang sakit adalah jiwa kita……
Yang membunuh adalah ego kita……..
Cinta butuh pengertian
Cinta butuh kasih sayang
Cinta butuh perngorbanan
Cinta butuh keikhlasan
Cinta butuh saling memahami……..
Maka pahamilah Cinta………………
Apr 07 2009
Rintik hujan sore itu seakan memberi isyarat kepada Wita bahwa kenyataan tak seindah yang dibayangkan, namun tidak menjadikan halangan bagi Wita untuk pergi makan malam bersama keluarga, Nissan Terano hitam membawa keluarga bahagia itu menembus guyuran air hujan yang tiada reda, Wita pingin bikin kejutan kepada papa dan mamanya dengan sengaja mengundang makan malam bersama dengan Iant (bukan sebagai pacar namun sebagai sahabat) karena Wita sendiri sudah ada pacar dengan pilihan ortu, sebenarnya Wita tidak setuju dengan pilihan ortu, namun sebagai anak yang berbakti Wita selalu menuruti kehendak ortunya, maka dengan maksud yang halus Wita setengah protes terhadap ortu bahwa sebenarnya Wita juga bisa memilih…….. dan cinta memang tidak bisa dipaksakan……..
Namun ortu Wita menyikapi dengan bijak, apapun yang terbaik bagi Wita dituruti saja sepanjangmasih dalam batas-batas kewajaran…..
Wita juga masih sibuk memainkan tuts tuts ponselnya dengan jemari lentiknya,……. namun nomer telpon yang dihubungi selalu mail box…… membuat hatinya gelisah karena cafe tempat makan malam semakin dekat dan Iant tidak bisa dihubungi melalui ponselnya…..
“ Kenapa mukamu koq gelisah nak “ tegur papanya….
“ Iya pa….. Iant gak bisa Wita hubungi…….”
“ Katanya tadi sich kalo sudah nyampe’ mau telp aku “ balas Wita dengan suara lirih…
“ Sudahlah nak…..mungkin dia masih sibuk….. sabar ajalah “ hibur mamamya…..
Tit….tit…..tit….. suara ponsel papanya berbunyi lalu diambil dari sakunya dan ternyata ada sms……
“ Pak Pri kita menuju rumah sakit sekarang “ papanya Wita meminta kepada sopir pribadinya membawa ke rumah sakit
“ Sabar ya kita sekarang menuju rumah sakit dulu, karena ada pegawai papa yang mengalami kecelakaan “
Sesampainya dirumah sakit keluarga Wita sudah ada yang menyambutnya dan diajaklah ke ruang ICU….. Iant tampak terbaring dengan mata terpejam dan kepala berbalut perban serta peralatan medis disekelilingnya………
Keluarga dan teman serta keluarga Wita hanya bisa melihat dari balik kaca ruang ICU….
Betapa kagetnya seorang Wita, ternyata yang dimaksud pegawai papanya adalah Iant……
Dengan degup jantung yang gemuruh dalam dada seakan menyumbat nafas Wita berusaha untuk menyembunyikan kegalaun jiwanya…….., namun wajah nan ayu tak bisa mentutupinya, seakan dada terasa meledak, akhirnya Wita tidak kuat menahannya, lalu dipeluklah sang mama dengan erat-erat sambil sesenggukan di pundak sang mama…….
Sang mama berusaha untuk menghibur dan menenangkannya……… namun Wita tidak mau berucap sepatah katapun…….
Papa dan mamanya berusaha untuk merayu, ada apa sebenarnya dan mengapa Wita tidak mau diajak keluar rumah sakit…..
“ Sudah-sudah nak….. ayo kita pergi, kita khanada janji lagi, kasihan temenmu menunggu….. ayolah sayang……” rayu sang papa….
Wita hanya menggelengkan kepalanya saja….. akhirnya papa dan mamanyameninggalkanWita, dan menyuruh Kabag Operasinal perusahaannya untuk menemani Wita….
Datanglah seorang gadis menghampiri Wita dan mempersilahkan duduk di kursi panjang, dan dirangkulah Wita menuju kursi panjang, gadis yang mengajak duduk adalah Yulia pacar Iant yang sedari tadi menunggunya dengan tabah, namun Yulia tidak mau memperkenalkan dirinya kepada Wita bahwa Yulia adalah kekasih Iant dia hanya memperkenalkan dirinya sebagai keluarga dan berusaha untuk menenangkan Wita, Yulia menjaga perasaan hati Wita karena sepertinya Wita sangat terpukul dengan kejadian ini……
Sesaat kemudian munculah wanita lain dengan tergopoh-gopoh berusaha mencari keterangan tentang keadaan Iant……. wanita itu adalah Lani….. namun Yulia berusaha untuk bersikap sabar dan tenang walau sebenarnya hatinya juga sakit dan kecewa…..ternyata Iant juga mempunyai wanita lain selain dirinya…….(Yulia mulai berprasangka buruk terhadap Iant)sedangkan Lani mondar mandir dengan kegelisahan yang teramat sangat karena mereka juga merasa bersalah dengan kecelakaan yang menimpa Iant…..
Jam sudah menunjukkan angka 22.45 dokter yang merawatnya keluar dari ruang ICU dan ketiga wanita langsung mendekati dokter……
“ Alhamdulilah masa kritis sdr. Iant sudah terlewati dan tidak perlu dikawatirkan Insya Allah 2 jam lagi sudah bisa pindah ruangan “ kata Pak Dokter
Setelah Iant keluar dari ruang ICU dan dipindah ke Paviliun Iant tidak diperkenankan untuk bergerak dan seluruh kepala dan muka dibalut dengan perban putih sehingga Iant tidak bisa melihat keadaan sekelilingnya…….
Dan hanya seorang yang diperkenankan dokter untuk untuk menunggu Iant di Paviliun…….
Namun Yulia dengan bijak memperkenankan kedua wanita yang sejak sore sudah menunggu untuk menemui Iant……..namun mereka tidak bisa berkata apapun jua karena Iant tidak bisa melihat dan mendengar apa yang terjadi sekelilingnya…….
Entah apa yangterpikir dihati kedua wanita tersebut hanya bisa memandang dan air mata yang mebasahi pipi mereka……..
Hari demi hari……Yulia selalu melewatinya dengan kesetiaan yang tulus mendampingi dan merawat Iant sampaisembuh ……
Dengan kesembuhannya, Iant dan Yulia sepakat segera melaksanakan hari bahagianya dengan bertunangan, rencana sahabat dan teman juga diundang, namun Wita merasa terpukul dengan kabar pertunangan Iant dan Yulia….
Namun Yulia juga tidak ingin berbahagia diatas penderitaan Wita dan Lani, karena Yulia merasa bahwa mereka itu juga menyayangi Iant, sebelum hari “H” Iant dan Yulia mengundang secara khusus kepada Wita dan Lani karena hal ini merupakan kelangsungan kebahagian mereka bersama sehingga diantara kita saling menghargai dan rasa persahabatan tidak akan putus begitu saja….(begitu yang berada dalam pikiran Yulia).
Akhirnya Wita juga menyadari bahwa tidak mungkin akan mengambil hati Iant dengan paksa begitu pula dengan Lani juga tahu diri bahwa dia juga tidak bisa memiliki Iant……
Pada hari pertunangan Iant dan Yulia berlangsung dengan meriah, namun disuasana yang penuh keceriaan itu tiba-tiba menjadi suasana yang haru karena mendadak Lani jatuh dan pingsan lalu dirujuk kerumah sakit terdekat, dan setelah acara selesai Iant dan Yulia menuju rumah sakit dimana Lani dirawat, sedangkan Wita langsung menuju aerio sportnya dan meluncur dengan kecepatan tinggi langsung meninggalkan tempat acara…….
Sesampai dirumah Wita langsung menuju kamar dan tertelungkup diatas ranjang sambil mendekap bantal lalu menangis dengan kerasnya seakan menumpahkan segala amarah dalam hatinya ……
Masih dalam sesenggukannya, diraihlah buku harian yang berada dimeja riasnya lalu menulis sesuatu dalam buku hariannya :
Hujan dan kenangan sering berpadu,
dan ketika kini hujan menimpa hatiku..
air mata membanjiri kolam hati..
aku insan terbuang dalam tasik
hatinya..
apa maknanya kasih sayang yg dilimpahi
dulu..
aku hanya penumpang..
menumpang disudut hatinya…
rindu yg berkunjung tiba..
makin padam dah hilang dari pandangan..
tiada guna kekesalan..
aku yang terbuai perasaan..
hanya mampu meratapi nasibku
Ditiap relung masih tersisip jelas bayanganmu..
Kerinduan menyapa dengan sejuta pancaran nirwana…
Bahasa lidah berisyarat mengaharap kehadiranmu..
menjadi sebuah pelabuhan saat hatiku tak menemukan dermaga….
namun….
sebisa diriku menguatkan hati…
tuk menahan asa yang tak mungkin terwujud…
saat menyaksikan bayang itu tlah menghilang di pekatnya malam…
walau haruskuteteskan…
bening air mata yang berkaca-kaca…
mengalir membasuh wajahku yang layu….
hingga menyentuh bibirku…
tapi aku tetap tersenyum untukmu… dan berkata “berbahagialah bersamanya”.
Itulah kalimat dan tulisan terakhir dibuku harian Wita, lalu ditutup dan didekaplah buku hariannya, mata nan sayu menerawang dan memandang jauh kedepan dibalik jendela sambil perlahan buliran air mata menetesmembasahi pipi dan bibir yang terkatup pertanda kesedihan yang mendalam, sahabat semoga kebahagiaan selalu menyertai disetiap langkahmu kata Wita dalam hati sebelum menutup pintu hatinya……………
>>>selesai